Senin, 27 Februari 2012

"Bii......."

Aku hampir lupa bahwa ada sesuatu yang hampir kita tinggalkan tentang kebiasaan kita. Betapa pun sepelenya masalah ini hingga serumit apapun masalah ini aku akan tetap menjaga rasa sayang yang pernah kau titipkan dengan tidak lagi mengulang kata "masih".

Bukan karena aku terlalu congkak akan keyakinan dan ketidaktahuanku tentang masa-masa yang akan lalu lalang menghampiri, masa yang bagi kita selalu menjadi misteri tapi karena kita telah jauh pada pijakan kaki ini dan merasa diri kitalah yang terakhir.

Jangan pernah gusar dan menangis akan sebuah perubahan, jangan pernah untuk berhenti peduli karena sebuah rasa yang kita agungkan sebagai sayang, tidak akan pernah mengulang kata "masih". Tetap tegar dengan bibir yang meracau dan dengan mata yang berkaca karena pada akhirnya akan ada rasa yang takkan jadi puisi setelah ini!

*Kepada perempuan "R". (Dan akhirnya bisa kembali lagi menggamit tinta)

inii tentang sebuaah tulisaan untuk sebuaah keyakinaan..

sayaangnyaa,, semua hanyaa seberkas maa laluu..

"DAN SEKALI LAGII.. INII BUKAN YANG TERAKHIR.. :)"

Senin, 20 Februari 2012

Selanjutnyaa..

Tuhan kembali mengingatkan aku untuk tidak lagi berharap. bahwa sejatinya masih ada yang telah disiapkannya yang lebih baik. aghh.. semuanya terlalu sakit Tuhan. dan aku tak bisa menahannya lagi. terlalu lengkap luka yang kau sajikan untukkuu. aku lelah menghadapi semuanya. semakin terasa langkah yang juga semakin terasa berat. dan semangat perlahan pudar. terlalu banyak yang harus dilalui. Tuhan... ingatkan saya untuk tetap berada dijalanmuu.. berikan keikhlasan dan rasa sabar yang luar biasa untukkuu.. yakiinkan hatii kuu Tuhaan.. bahwa ini adalah yang terbaik.
Samata,20 Februari 2012 Pada sebuah malam diantara perasaan yang terpuruk! 23.54 WITA