Tentang sebuah hari yang panjang.
Capek.
Pusing.
Alergi kambuh.
Sampai rumah baru jam 8 malam.
Shalat full di kampus.
Tidak Sarapan Pagi.
Makan Siang merangkap sarapan pagi.
Mondar-mandir lengkap dengan Map dan Aqua Botol.
Dan seharian menghabiskan 2 botol Aqua.
Dan seharian menggunakan baju yang sama.
Malam ini lanjut begadang lagi. Selesaikan Laporan.
Lanjut FisMod.
Setelah itu, tidur. Marii...
Rabu, 06 Juni 2012
Selasa, 05 Juni 2012
Simple.. Dan Tersenyum Simpul..
Sesederhana ini. Bukan tidak ingin, tapi saya kapok serius. Sekarang membiarkan semuanya apa adanya. Saya masih trauma tapi bukan berarti saya harus bersedih dan menagis. Life must go on. Seems what happen today. Selalu menyelipkan rasa terimakasih kuu padamuu Tuhan. Kau telah menjaganya. Dengan sangat baik. :))
Teruntuk rasakuu,, beginilah seharusnya kita. Bersahabat baik dengan segala kemungkinan treburuk yang bisa saja terjadi tanpa kita sadari.

Paling suka sama moment ini.
Sedang tidak sadar.
Place : Syech Yusuf Discovery Gowa-Sul.Sel
Teruntuk rasakuu,, beginilah seharusnya kita. Bersahabat baik dengan segala kemungkinan treburuk yang bisa saja terjadi tanpa kita sadari.

Paling suka sama moment ini.
Sedang tidak sadar.
Place : Syech Yusuf Discovery Gowa-Sul.Sel
Senin, 04 Juni 2012
Tentang Pagi dan Sekelumit Rindu Part 1
Me-review ke belakang. It was 4 months. Ternyata sudah lama
yahh.. Dan kau tau rasanya selama hampir 4 bulan itu sakit.
Harus kembali menapaki hari sendiri. Tidak ada Kamu. Yahh..
Tidak ada kamu yang ucapkan selamat pagi dan mengingatkan untuk sarapan pagi
sebelum ke kampus. Tidak ada lagi kamu yang selalu jadi tempat untuk meluapkan
rasa kesal karena tangan kena setrikaan atau kepala yang kejedot di meja dan di
pintu kamar mandi. Tidak ada lagi kamu yang mengirimkan pesan kata-kata
semangat untuk melalui hari yang selalu panjang di tempat ini. Tempat yang jauh
dari keramaian, jauh dari hiruk-pikuk kehidupan kota, dan tempat yang selalu
penuh dengan debu disetiap sudut jalannya. Entah apa yang difikirkan mereka
membangun kampus ditempat seperti ini. Kampus ini kata teman-temanku adalah
sebuah kampus yang diibaratkan dengan Istana dalam Hutan.
Aku rindu ucapan selamat pagimuu yang tulus. Ucapan selamat
pagi yang selalu kamu kirim itu membuat kuu selalu tersenyum manis menyambut
pagi. Pesanmuu itu selalu membuatkuu bersemangat untuk beranjak dari tempat
tidur yang empuknya luar biasa. Dan pesanmuu setiap pagi itu selalu kuu
rindukan pun sampai harii ini.
Ini baru tentang sebuah ucapan selamat pagi. Masih banyak
lagi hal-hal kecil tentang kamu yang masih selalu membuatkuu rindu. Rindu yang
benar-benar rindu. Sungguh. Ini baru sekelumit kebiasan kecil kita yang sudah
tidak lagi kuu rasakan sampai hari ini.
Langganan:
Postingan (Atom)