Tampilkan postingan dengan label Tinta Berkarat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tinta Berkarat. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 April 2014

Senja itu, Kita!

 
photo taken by me

Ada cerita dibalik senja kali ini. 
Cerita tentang kita yang tak bisa saling bertemu untuk melepas rindu. 
Menitip rindu lewat rintik yang sesekali hadir mendahului mentari menyambut pagi.
Cerita tentang kita yang sedang bersahabat baik dengan waktu.
Mencoba untuk bertahan meski terkadang jengah menungguimu kembali.
"Kekasihku..  Semoga kita segera dipertemukan. Titip hati kuu. Cepat kembali!"



Teruntuk Cinta yang sedang sibuk mengerja cita di Pulau Seberang..
Maaf tak bisa mengunjungimu. Doa kan semoga bisa menyusulmu mengejar gelar selanjutnya.
"N"  

Senin, 09 Desember 2013

Aku dan Mereka

Karena jauh sebelum hari ini, kita pernah dipenjara oleh satu pola fikir. Bahwa dunia hanya ini-ini saja. TIDAK! Ada banyak hal diluar sana yang masih jauh dari apa yang kita lihat sampai hari ini. Keluar dari penjara yang mengajakmu selalu bercokol dengan fikiran-fikiran kolot tentang dunia yang coba kita nikmati, yang udaranya mulai kita hirup sejak awal melihat dunia, sejak kita keluar dari rahim Sang ibunda yang sebelumnya mengucap janji kepada Sang Pencipta.

Ada sisi lain kehidupan yang tidak pernah kita lihat sebelumnya. Masih banyak jejak-jejak diluar sana yang belum kita cicipi. Ini baru sekelumit dari sebuah kisah perjalanan yang panjang. Berjuang untuk merobohkan paham sang Tua yang sangat sukses berdiri kokoh. Paham yang berdiri layaknya Tembok Besar China serasa tak mungkin untuk dirobohkan. Mengubah pola fikir mereka yang selalu membatasi ruang gerak yang  menghasilkan para pemikir-pemikir sempit yang tidak memiliki wawasan atau pengetahuan yang luas. Tanggapan Sang Tua yang berfikir bahwa kita adalah kumpulan orang-orang hedonis. Wajar saja jika kalian kami penjarakan dalam satu pola fikir yang baik. Sangat baik untuk kalian ke depannya.

Bukan hedonis. Bahkan tak pernah berfikir untuk menjadi salah satu orang-orang hedonis. Meski terkadang alur kehidupan yang sedang berjalan mengajakku untuk mencicipinya. Tapi tidaklah benar jika seketika itu juga dicap sebagai seorang yang hedonis! hanya ingin membuka sedikit pola fikir tentang sisi lain kehidupan. bukan lagi terperangkap dalam paham kolot yang terbentuk sejak jaman dulu oleh para nenek moyang yang belum melihat perkembangan zaman kedepannya.

Mengajak mereka melihat sisi lain kehidupan yang ada, akan menjadi sebuah bahan perdebatan yang akhirnya akan sampai pada sebuah kesimpulan! "Aku tak pernah mengajarkanmuu untuk bertingkah seperti itu!" Itu saja. Lalu kemudian, END!

-->>Percayalah, kau bisa melakukan yang lebih baik darii inii.. Cukup aku yang pernah terkungkung dalam paham mereka yang menurutkuu waktu itu terlalu banyak khawatir tentang dirikuu.. Melakukan kesalahan dimasa lalu, mengajarkankuu bahwa ini yang dikatakan mereka. Tapi bukankah aku harus bangkit?? Dan cukup aku saja yang merasakannya! Tak perlu kalian. Lakukan saja yang terbaik dan bentengi diri!<<--


Pada sebuah siang yg mengingatkan kuu tentang 
rasa berontak yang tertahan selama 3 tahun!
Saya lega dik.. silahkan mulai langkahmuu,, dan jangan lupa "Bismillah, semoga dilancarkan!"

|Nino|

Selasa, 04 September 2012

Kekasihku,, Pergi!

Yang mereka sebut cinta ketika semua sedang berada pada sebuah persimpangan yang masih sama, dengan sebua ujung yang masih buram. Tidak ada yang pernah tau apa yang akan terjadi besok. Semua adalah rahasia. Kita hanya bisa merencanakan, berusaha, dan berdoa. Selalu berharap ini adalah yang terakhir, untuk dan juga untukmu. Kekasihku, semoga tiba dengan selamat tanpa kekurangan satun. Kutitip hatikuu,, kelak kau akan mengembalikannya, Nanti. Dan Utuh.

Selasa, 31 Juli 2012

Next : Hijab Style 2

5 harii yg lalu,, sempat sibuk2 jagain studio fotonya tante soalnya di rumah sedang bosan dan tidak ada kerjaan. Jadii sempat take picture dsana tapi cuma pake Hape biasa soalnya tante dan seisi studio sedang sibuk dengan orderan yg lumayan rame *alhamdulillah*. Well ini fotonya hijabnyaa,, dengan style yg beda dengan yg sudah saya posting sebelumnya.. :))


Hijabnya bahan silk *sutra* dgn motif bunga-bunga warna hijau
sith inner ninja warna hitam. :))

Just simple dan tidak banyak menggunakan pentul dan peniti. Enjoy! :))


Kamis, 05 Juli 2012

Jum'at dan Cerita

Aku pernah menunggunya mengusaikan sholat Jum'at..
Menunggui selesai sholat Jum'at itu selalu deg-degan.
Takutnya nanti ada tamu yang tak diharap mengetuk.
Usai menyelesaikan sholat, dia akan datang.
Membawa lauk untuk makan siang.
Makan siangnya bertiga, walau begitu tetap romantis.
Sepiring berdua, dengan lauk yang dipenuhi dengan sayur daun singkok yang dicampur dengan kelapa lengkap dengan ikan goreng dan sambel atau paling tidak cabe rawit yang merah.
Lepas makan siang, betah dihadapan kipas angin.
Panas dan pedis. Itu yang terasa.
Setelah itu, bersiap kemas-kemas.
Jadwal kuliah menunggu, lalu kemudian jalan.
Melalui persimpangan jalan yang masih itu-itu saja.
Lepas itu, pamit.
"Hati-hati sayang, SMS kalau sdh sampai. Luph U."

Masih dengan Dhuhur dan Langit Samata yang mendung
|Nino|

Minggu, 01 Juli 2012

Selamat Datang Juli

Baru sadar setelah istrahat sejenak dari rutinitas laporan. Hari ini tepat 1 Juli. Alhamdulillah sudah sampai dibulan Juli. Alhamdulillah juga sudah melalui Juni dengan perjuangan yang sangat luar biasa *lebay-.-*.

Juni menyimpan banyak cerita kali ini. Di awal bulan, pertama kalinya setelah 2 tahun tak mengucapkan selamat ulang tahun kepada 'My' karena sempat menghilang dan akhirnya bertemu kembali di Launching Bukunya Kak Huruf Kecil alias Kak Aan di Woodsygab hari itu. Di acara launching buku, dia sempat mengirimkan ku pesan dan kembali berkomunikasi dengannya. Sampai suatu saat, ternyata aku bertemu dengan di waktu yang berbeda, dan kembali saya mundur. Saya sudah tidak ingin di cap sebagai 'seorang perebut pacar orang' cukup sekali merasakannya dan itu sakit ketika semuanya harus berakhir. dan alasan lainnya, aku sudah tidak ingin bermain dengan SUMPAH SERAPAH.

Juni, saya masih setia mengerjakan laporan. Berhubung ini adalah Lab. terakhir, jadi melaluinya dengan semangat yang mengebugebu *alay*. Praktikum kali ini, menurutkuu tidaklah terlalu sulit. Karena materinya sudah menyempit ke pembahasan Listrik jadi materinya saling terkait. Akhir Juni kemarin tepatnya tanggal 29 hari Sabtu, final praktikum berakhir. Setidaknya, 1/4 nafas sudah lancar. Masih sedang menunggu ujian teori dan ujian rangkaian. Untuk ujian rangkaian kami *praktikan* diwajibkan membuat 1 rangkaian yang harus diujikan ke dosen pembimbing. Untuk ujian ini, saya membuat rangkaian Detektor Hujan. Setelah saya buat dibantu dengan asisten dan temanteman saya, alhamdulillah rangkaiannya berhasil. Tinggal tunggu waktu untuk segera menghadap.

kembali bercerita tentang Juni, pertengahan Juni saya ikut acara yang diadakan oleh Rumata Art Space, yaitu Makassar International Writers Festifal 2012 yang diadakan dibeberapa tempat di Makassar dengan beberapa agenda acara yang pastinya keren-keren. Well.. diacara pembukaannya sempat hadir. Dan disana ketemu dengan Mbak Dian dari Forum Lingkar Penanya Makassar, terus sempat duduk berdampingan dengan penulis Novel Sepatu Dahlan Kak Khrisna Pabichara yang malam itu juga sempat naik panggung untuk membacakan puisi yang sebelumnya dibacakan oleh Omar Musa kalau tidak salah ingat judulnya 'My Generation'. Penampilan Kak Khrisna, sangat keren.. keren.. keren.. dan keren *speechless*. Diacara pembukaan MIWF 2012, juga dihadiri oleh Kak Riri Riza selaku direktur di Rumata' Art Space, Kak Lili Yulianti Farid, dan banyak lagi. Tak Ketinggalan Kak aan Mansur yang malam itu jadi MC sama seorang perempuan dari luar negeri, namanya *lupajuga*. Lanjut,, acara MIWF 2012 sendiri berlangsung selama 5 hari dimulai dari tanggal 13-17 Juni. Ada banyak agenda yang keren dengan pemateri dan pengisi acara yang keren juga. Acara yang sempat mampir itu pas pembukaan, Sing Your Poetry juga. waktu itu sempat akan menghadiri acara Seminar Menulis bareng Ahmad Fuadi  di UMI Makassar tapi mendadak ada acara respon bareng Asisten *jengkel*. Begitu juga sama penutupannya, tidak bisa hadir garagara kaki sakit habis jatuh dari motor. Sempat ada yang mengirimi kuu pesan, dan saya tidak pergi!

Lepas acara MIWF 2012 yang luar biasa keren. Lanjut mengurusi sang Dian yang lumayan merepotkan akhirakhir ini. Dan yah.. tanggal 12 dan 19 seperti biasa menungguinya selama 5jam itu rasanya sesuatu banget. Hujan pula. Dan hari itu sepatu kesayangan ku kotor! Huuahh.. ngamuk! Dan minta Dian yang membersihkannya. *ketawalicik*. Kelar menemaninya, masih setia dengan laporan yang harus ACC karena harus masuk Lab lagi.

Acara lain yang ada di Juni itu, pertemuan dadakan dengan Kak Adhy Rical di Gedung Kesenian Makassar dan berbagi cerita tentang dia dan dunia perfilman yang sedang menyibukkan dirinya. Sempat menyinggung juga tentang MAjalah Elektroniknya Indonesia Freedom Writers yang hari ini sudah terbit dan didalamnya ada puisinya Kak Adhy juga.

Well.. itu yang terjadi sepanjang Juni. Ada banyak cerita yang tak bisa dirapal satu per satu. Benar-benar bulan yang sibuk. Tapi alhamdulillah semuanya lancar. dan sekarang, selamat datang Juli. Aku yakin pasti akan lebih indah.. Dan seperti biasa selalu ada doa terindah diawal pijakan tanggal 1 tiap bulannya.. dan doa kuu untuk Juli masih seperti kemarin, Sabar dan Ikhlas itu saja.

Sekali Lagi... Selamat Datang Juli.. :))

Saat sedang menikmati senja pertama di Bulan Juli.
Habis rintik.. dan saya masih betah merindu.. 
|Nino|


Kamis, 28 Juni 2012

Beginilah Seharusnya Kita

Dulu, aku pernah disana menemaninya belajar tentang arti sebuah pijakan yang baru. Belajar seperti apa seharusnya kita dan seperti apa harusnya hidup. Aku bersamanya. Menikmati setiap pijakan yang didalamnya penuh dengan luka dan air mata. Meski bukan menjadi seorang guru yang baik, tapi aku pernah mengajarkannya 'sedikit' tentang hidup meski mungkin tak pernah benarbenar berguna untuknya.

Aku pernah disana, masih setia duduk menemaninya belajar. Tentang dunia baru yang dia geluti. Tentang sebuah hobby baru yang mengantarkannya melihat sisi lain kehidupan yang ada. Kebiasaan baru yang mengajaknya kemudian pergi. Jauh. Meninggalkankuu dengan hanya sisa-sisa kenangan manis yang penuh luka. Menangis dan tersenyum kecut pada diri sendiri. Dia memilih untuk pergi. Dan aku lebih memilih untuk bertahan. Bertahan pada pijkan yang sama, meski kini tak lagi berjalan beriringan.

Aku pernah disana, tapi kini tak lagi menemaninya belajar. Setelah dia memilih untuk pergi, aku masih setia berjalan sendiri dengan pijakan yang masih sama. Kamu pergi. Tanpa sempat pamit. Dan aku hanya bisa tersenyum sambil berbisik lilrih, "beginilah seharusnya kita. Jauh sebelum semuanya terjadi sampai hari ini. Sampai jumpa sayang. Jangan kembali lagi."

"Kita berbeda. Aku hanyalah seorang biasa yang tak punya apa-apa. Aku hanyalah seorang Cinderella tanpa sepatu kaca. Sementara kamu adalah seorang Pangerang yang bergelimang harta dengan hidup yang selalu berkecukupan. Dan kita tak mungkin sama. Dan tak akan pernah sama."


Makassar, 28 Juni 2012
Masih akan ada cerita lagi setelah ini. Semoga. :)
|Nino|

Rabu, 27 Juni 2012

Bertemu Lepas Isya

Senin itu awalnya memulai hari dan selalu ada doa terindah disana untuk memulai hari untuk 1 minggu ke depan. Senin kemarin sudah ada schedule untuk datang pagi ke kampus mengurus Laporan yang tak kunjung selesai lanjut dengan menyelesaikan Laporan yang masih dipantul. Planning awalnya sebenarnya mau mengerjakan rangkaian yang tak kunjung selesai cuma ngampus kesiangan jadi planning pun batal. Jadwal diganti hari Selasa lepas jam 10.

Well done, sibuk mengurus Laporan Hape terabaikan. Berhubung Hape yang biasa kuu pakai lagi rusak, jadi pinjam Hape teman yang tidak dia gunakan. Sore menjelang maghrib baru check inbox di Hape ada 3 pesan, 1 dari adikku, 1 dari sekertaris kelas kabarin tentang jadwal pertemuan untuk hari RAbu, dan 1nya lagi dari nomor baru. Pesannya singkat :

                 "Adek Niar, Kk sekarang ada di Mks. Kak Adhy Rical-xl"

Pesan yang sangat singkat. Sempat kaget karena ternyata Kak Adhy SMS saya. Awalnya, malam senin sempat buka Facebook terus liat di Beranda ada foto yang di Upload sama Kak Adhy yang dia take di Fort Rotterdam, sepasang kucing yang sedang asik berduaan. Sempat baca statusnya Kak Adhy juga kalo dia lagi spend Sunday Nightnya di Rotterdam sambil nonton pertandingan Inggris vs Italia. Sekilas membaca statusnya Kak Adhy, sempat ada niat tinggalkan komentar cuma diurungkan cuma sebatas memberikan jempol lalu kemudian kabur. dan ternyata  besoknya langsung diSMS Kak Adhy Rical. Kenal Kak Adhy Rical itu setelah membaca blognya The Indonesian Writers sekitar 2 tahun yang lalu. Akhir-akhir tahun 2010 mulai membaca dan keseringan mampir diblog itu baca tulisan2 yang ada disana, sekalian buka link Facebook penulisnya dan langsung tambahkan sebagai teman.

Keseringan membaca diblognya,, semakin keseringan juga berselancar dan mampir diblogblog para penulis yang isinya keren2 kayak blognya Kak M. Aan Mansyur, Kak Theoresia Rumthe. Paling sering kunjungi blog mereka dan selalu membaca apa yang mereka tulis. Tapi sekarang, alhamdulillah daftar list blog favorite saya sudah bejibun. :D

Lepas baca SMS Kak Adhy, langsung saya balas dan tanyakn kalau dia sekarang lagi dmana dan ada angin apa datang ke Makassar. ternyata dia lagi ada urusan yang harus dia selesaikan disini. Dia juga bilang kalau dia mau ke GKS malam itu juga. Jadwal kuliah baru selesai setengah 6. Sampai rumah habis itu cabut lagi lanjut ke tukang fotocopy. Tapi malam itu, saya harus ketemu Kak Adhy. Sekarang atau tidak sama sekali. Keputusan akhir, mari jalan. Meluncur ke GKS ba'da Isya sampaii sana seperti biasa, ramai, banyaak yang kumpul2, sekedar dudukdudk dan bicara santai sambil minum kopi atau sarabba (minuman yang makassar banget :D). Menunggu. sekita jam setengah 9  Kak adhy datang, sebelum menuju tempatkuu Kak Adhy sempat salaman dan berpelukan dengan seorang Bapak yang menurutkuu masih muda ternyata dia adalah Ketua Sanggar Peta Tua Makassar yang juga tinggal di GKS. Menunggu di GKS dengan konstum anak kuliahan yang masiih kompliit.

Setelah bertemu dengan Kak Adhy untuk pertama kalinya, obrolan pun berjalan. Dimulai dengan perkenalan masingmasing, tentang kedatangannya ke Makassar. Panjang cerita tau tentang Kendari dan dunia yang sedang digeluti Kak Adhy. Bergelut didunia sastra sudah dia tempuh sejak duduk dibangku Kuliah dijurusan Sastra Indonesia di Universitas Haluoleo. Menulis cerpen, puisi, drama, teater,dan perfilman sudah pernah dia cicipi. Bergabung di The Indonesian Freedom Writers yang lebih dikenal IFW sebagai salah satu penulis, menerbitkan beberapa tulisan, cerpen, dan puisi. Pernah meraih penghargaan dibidang Teater dan drama sebagai Penyaji Terbaik dan Sutradara Terbaik diajang festival Drama pelajar Nasional di Semarang Tahun 2006.

Cerita panjang lebar tentang kesibukan Kak adhy juga pernah lama di Yogjakarta mengikuti Program Beasiswa Pelajar Non Gelar yang diadakan oleh ISI Yogyakarta. Dapat kesempatan itu, Kak Adhy lebih memilih untuk lebih serius di dunia penyutradaraan. Ngobrol sambil dengar Kak Adhy cerita tentang pengalamannya dia tidak terasa. 1 jam rasanya tidak cukup. Kak adhy sudah 6 tahun tidak ke Makassar, terakhir ke Makassar tahun 2006. Sempat cerita juga ke KAk adhy tentang Pagelaran I Lagaligo yang sempat diadakan di Fort Rotterdam, dan ternyata sebelum diadakan di Makassar, Pagelaran I Lagaligo sudah digelar sebelumnya dibeberapa daerah di Indonesia bahkan beberapa negara di dunia. Pagelaran I Lagaligo sendiri ujar Kak Adhy banyak melibatkan para pekerja seni asal Makassar.

Jam menunjukkan pukul 09.20 yang artinya harus pulang. Aghh.. masiih mau ngobrol banyak dengan Kak Adhy. Tapi harus pulang. Hope,, anytime bisa ketemu kak lain waktu.. ^^
Thanks a lot for the time Kakk Adhy Rical.. *senaang*

Senin, 25 Juni 2012

Tentang Senja

Lepas membaca tulisan Mbak Ne' tentang senja.. Aku kembali tersentak..

Aku pernah memilikii senja indah nan romantis diharikuu. Yahh.. Aku bahkan pernah menjumpai Senja Yang Sangat Sempurna. Senja sempurna dengan sisa-sisa rintik didalamnya dan senyum simpul yang tulus darimuu disana. Itu senja terindah yang pernah kuu lihat. Dan tak pernah lagi kuu temui senja sesempurna itu. Senja dengan senyum simpul dan matahari bulat yang siap tenggelam bersama malam.
Sampai suatu ketika aku tersadar, setelah lelah tertatih memantapkan hati, akhirnya aku sampai disebuah pijakan terakhir. Saat aku menyadari bahwa ini adalah salah satu kenyataan pahit yang terselip yang kemudian kembali menyadarkankuu.. Senja Sempurna itu adalah senja terakhir kita. Senja Sempurna yang pertama kuu rasakan yang kemudian juga kembali menjadi senja yang terakhir..



Depan Fort Rotterdam Makassar
11 Januari 2011
Jauh sebelum harii inii.. :))

Sabtu, 23 Juni 2012

Beranjak

Karena begitu menyayangimuu,, maka aku benar-benar harus bisa meninggalkanmuu.. Sejauh mungkiin..
Saat hendak beranjak meninggalkanmuu,, yang harus aku lakukan adalah berlarii.. Berlari sejauh mengkin.. Berlari dengan membawa sejuta rasa kuu..
semakin beranjak jauh,, pada setiap persimpangan jalan perlahan kuu buang rasakuu..
Rasa yang membuatkuu menciciipi kenangan indah sampai harii inii..
Tak Pelak sejenak berhentii dipersimpangan itu dan sesekali menghapus sang air mata  yang betah menemani sejak pada pijakan pertama. Setelah inii.. semoga bisa benarbenar meninggalkanmuu.. melupakanmuu.. lalu kemudian membuatmuu hilang darii benak inii..
Terima kasiih sudah mengajarkan aku tentang hidup sampai harii inii.. :))


Makassar, 22 juni 2012
Saat disibukkan dengan tugas besar dan kembalii sakiit,, terseliip inii.. :))
|Nino|

Jumat, 08 Juni 2012

Menulis ituu..

Menulis itu,, apa yang kamu sedang fikirkan dan apa yang sedang kamu rasakan. Menulis itu ikhlas. Menulis itu apa adanya. Menulis itu kata. Menulis itu kalimat. Menulis itu tanda baca. Manulis itu paragraph. Dan menulis itu tidak harus panjang.



Foto duluu.. :D
Picture take by AmmaCengeng
Place : Electronic Laboratory UIN Alauddin Makassar

Sebait Doa teruntuk Sang Tua

Mungkin benar apa yang sering dikatakan orang-orang, kalau kegagalan itu adalah awal dari sebuah keberhasilan. Gagal hari ini, sukses esok hari. Dibalik sebuah kegagalan ada pelajaran besar yang mungkin tidak pernah terlintas dalam hidup. Tidak pernah tercatat dalam sebuah rencana hidup. Bahkan mampir pun tidak pernah. Tapi inilah hidup, kita hanya bisa merencanakan, tetapi yang Kuasa juga lah yang menentukan segalanya.

Pernah kita berfikir bahkan selalu berfikir bahwa apa yang sedang kita jalani dengan seseorang adalah sebuah keadaan dimana kita telah menemukan sesuatu yang menurut kita adalah yang terakhir. Tak pelak pula kita telah membuat daftar tentang apa yang nantinya akan kita lakukan. Rencana-rencana indah yang terangkum dalam sebuah perjalan hidup. Bahkan kalau diibaratkan, kita telah sampai pada sebuah kesimpulan pada sebuah makalah. Tapi, kembali ke paragraf awal.. Kita hanya bisa merencanakan..

"Paa... Dia telah menemukan yang baru. Mengganti sosoknya yang lalu, yang telah membuatnya sakit. Dan menorehkan luka diantara catatan indahnya tentang hidup. Merusak rencana-rencana indahnya yang belum sempat Dia cicipi Pa..
Paa... Aku sempat mendoakan mereka disujudkuu tadi usai menghabiskan hampir seperempat malam kuu diluar mengurusi laporankuu yang tak kunjung usai, Aku mendoakannya Paa.. Semoga wanita itu menjadi yang terakhir untuknyaa Paa... Dan aku yakin, kau pun demikian!"

Sebait doa yang tulus untuknya yang tua.. Memang bukan yang pertama kalinya duduk sebagai seorang Raja sehari, tapi semoga menjadi yang terakhir. Semoga sosok yang baru yang bisa menjadi seorang Mama baru yang baik untuk sang adikku tersayang.. Meski bukan kandungnyaa..

Selamat menempuh hidup baru Om.. Semoga ini benarbenar yang terakhir.
Happy Weddings day.. :))


Saat sedang berfikir keras tentang hidup!
*alay* :D

Selasa, 05 Juni 2012

Simple.. Dan Tersenyum Simpul..

Sesederhana ini. Bukan tidak ingin, tapi saya kapok serius. Sekarang membiarkan semuanya apa adanya. Saya masih trauma tapi bukan berarti saya harus bersedih dan menagis. Life must go on. Seems what happen today. Selalu menyelipkan rasa terimakasih kuu padamuu Tuhan. Kau telah menjaganya. Dengan sangat baik. :))
Teruntuk rasakuu,, beginilah seharusnya kita. Bersahabat baik dengan segala kemungkinan treburuk yang bisa saja terjadi tanpa kita sadari.



Paling suka sama moment ini.
Sedang tidak sadar.
Place : Syech Yusuf Discovery Gowa-Sul.Sel

Senin, 04 Juni 2012

Tentang Pagi dan Sekelumit Rindu Part 1


Me-review ke belakang. It was 4 months. Ternyata sudah lama yahh.. Dan kau tau rasanya selama hampir 4 bulan itu sakit.

Harus kembali menapaki hari sendiri. Tidak ada Kamu. Yahh.. Tidak ada kamu yang ucapkan selamat pagi dan mengingatkan untuk sarapan pagi sebelum ke kampus. Tidak ada lagi kamu yang selalu jadi tempat untuk meluapkan rasa kesal karena tangan kena setrikaan atau kepala yang kejedot di meja dan di pintu kamar mandi. Tidak ada lagi kamu yang mengirimkan pesan kata-kata semangat untuk melalui hari yang selalu panjang di tempat ini. Tempat yang jauh dari keramaian, jauh dari hiruk-pikuk kehidupan kota, dan tempat yang selalu penuh dengan debu disetiap sudut jalannya. Entah apa yang difikirkan mereka membangun kampus ditempat seperti ini. Kampus ini kata teman-temanku adalah sebuah kampus yang diibaratkan dengan Istana dalam Hutan.

Aku rindu ucapan selamat pagimuu yang tulus. Ucapan selamat pagi yang selalu kamu kirim itu membuat kuu selalu tersenyum manis menyambut pagi. Pesanmuu itu selalu membuatkuu bersemangat untuk beranjak dari tempat tidur yang empuknya luar biasa. Dan pesanmuu setiap pagi itu selalu kuu rindukan pun sampai harii ini.

Ini baru tentang sebuah ucapan selamat pagi. Masih banyak lagi hal-hal kecil tentang kamu yang masih selalu membuatkuu rindu. Rindu yang benar-benar rindu. Sungguh. Ini baru sekelumit kebiasan kecil kita yang sudah tidak lagi kuu rasakan sampai hari ini.

Rindu.. Salahkahh??


Tuhan, apa kabarmuu hari ini?? Aku ingin bercerita (lagi) dan aku ingin bercerita tentang dia. Yahh.. Aku masih betah membicarakannya. Membicarakan dia yang telah membuatkuu menangis.

Tuhan, beberapa hari ini aku kembali mengingatnya. Bayangannya masih betah mondar-mandir memenuhi otakkuu. Sosoknya masih saja betah menghampiri kuu. Tidak malam, siang, mau pun pagi. Aghh.. apalagi saat senja. Dia masih betah mondar-mandir dengan tampangnya yang lucu dengan ekspresinya yang selalu membuatkuu rindu.

Tuhan, mungkin aku salah telah merindukan dia  yang kini telah bersama kekasih barunya. Kuu tau seharusnya aku tak rindu, tapi hati berkata lain Tuhan. Dia selalu saja betah mengajakku bermain-main dengan kenangan kemarin. Aku tak mampu menepisnya Tuhan. Rasa rindu kepadanya selalu betah memenjarakankuu untuk kembali melihat kebelakang. Untuk kembali tersenyum manis mengingat kisah kemarin.

Tuhan, aku tidak ingin munafik. Aku tidak ingin berpura-pura dengan rasakuu. Aku benar-benar merindukannya. Kuu tau kuu salah merindukan sosoknya yang kini menjadi kekasih dari mantan kekasihnya yang dulu. Aku pun tau, salah merindukannya yang sedang menikmati letupan-letupan kasih sayang yang tengah memenuhi hari-hari mereka meski jauh sebelum berpisah dengankuu mereka telah menikmati hari-hari bersama tanpa setau kuu..

Tuhan, aku tidak ingin menyalahkan rasa kuu karena sampai hari ini masih betah dipenjarakan oleh rasa rindukuu padanya. Aku pun lelah harus betah merindukan kekasih orang lain, tapi ini rasakuu. Rasa yang tak bisa kuu tepis. Aku tak peduli apa anggapan orang tentang apa yang kuu rasa saat ini, aku hanya ingin kau tau Tuhan, bahwa sampai detik ini aku masih merindukannya.


tentang rindu yang salah!
Maaf..

Jumat, 25 Mei 2012

Untukmuu

Satu kata untukmuu malam inii sayang..
Kau BRENGSEK.. :)
Aku meneriakkan di sepanjang jalan panjang yang pernah menjadii saksi kisah kita.
Dan satu lagi, berhenti berpura-pura.
Itu lebih baik! Karena akan lebih sakit baginya jika dia tau yang sebenarnya.
Berhenti jadi orang MUNAFIK!
Jujur sajalah.. Kau LELAKI buka HOMO

Sabtu, 19 Mei 2012

Tentang Hujan dan Senja

Selepas senja mengotak-atiik cacatan usang. Dan kuu temukan tulisan inii. Dan saya sangat suka.

"Hujan memang telah menjadi kekasih terindah untuk dinikmati.
Bagaimanapun aku juga merindukanmu dengan hujan terindah di sebuah senja sayang!"
(Mr. POet 20 Februari 2011)





Kita memang sepasang kekasih yang sama mencintai senja. Aku mencintai senja yang selalu berakhir cantik karena selalu ada yang bisa dituliskan selepas senja. Apalagi dengan sentuhan Titiktitik hujan yang jatuh dengan manis. Sayang, bisa tolong bisikkan pada kuu tentang ucap kuu yang tadi sungguh bahwa kita memang pernah samasama mencintai senja dan menikmati sisa-sisa hujan disebuah senja diatas langit Samata???

Atau paling tidak selipkan kata yang bisa sedikit saja membuat kuu yakin sayaang..
Ohh.. yaa. Satu lagi, aku masih setia menyimpanmuu rapat sayaang..
Sangat rapat! Menyimpaannya diselasela hati.. :)) 


BTP, 19 Mei 2012
Saya masih RINDU! 

Minggu, 13 Mei 2012

Pagi yang Basah


Hei.. Apa kabar pagi??
Masih kah kau basah pagi ini??

Aku masih..
Basah karena amukan airmata yang memaksa keluar subuh tadi..

Aghh..
Masih saja tersedu saat harus berbalik..
Masih saja betah menatap sendu jejakjejak pijakan yang telah usai..

Pagi,, bersiap kah kau menyambut harii ini tanpa luka?
Aku siap!
Meski hari ini masih dan harus tertatih!
LAGI..

Sabtu, 12 Mei 2012

Syukur dan Sampai Jumpa

Ketika hidup mengajarkanmuu untuk bersyukuur,, bersyukurlah dan jangan lupa mengucapkan terima kasiih meski untuk hal-hal kecil yang tak bernilai besar.
Dan ketika hidup mempertemukanmuu dengan sebuah perpisahan yang panjang, dan membuatmu untuk melepas orang yang terkasih dalam hidup, ikhlaskan..
Lepaskan dia dengan senyum manis yang kau miliki meski dengan sedih yang tersingkap didalamnya..
Dan yakinkan hati, bahwa sesungguhnya Tuhan sudah menyediakan tempat TERINDAH disisiNya.. :')


Makassar, 12 Mei 2012
Nino..

Rabu, 09 Mei 2012

Maaf

Dan ternyata,, saya masih betah merindu..
Aghh.. Maafkan atas rasa kuu sayaang..
Tak seharusnya, aku kembali merinduu..
Aghhh............. sungguh!
Maaaf..
Dan sekali lagii,, maaf..


Saat tugas sedang mulai mencekiik
Gowa, 10 Mei 2012