Tampilkan postingan dengan label Rintik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rintik. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 April 2014

Senja itu, Kita!

 
photo taken by me

Ada cerita dibalik senja kali ini. 
Cerita tentang kita yang tak bisa saling bertemu untuk melepas rindu. 
Menitip rindu lewat rintik yang sesekali hadir mendahului mentari menyambut pagi.
Cerita tentang kita yang sedang bersahabat baik dengan waktu.
Mencoba untuk bertahan meski terkadang jengah menungguimu kembali.
"Kekasihku..  Semoga kita segera dipertemukan. Titip hati kuu. Cepat kembali!"



Teruntuk Cinta yang sedang sibuk mengerja cita di Pulau Seberang..
Maaf tak bisa mengunjungimu. Doa kan semoga bisa menyusulmu mengejar gelar selanjutnya.
"N"  

Sabtu, 23 Juni 2012

Beranjak

Karena begitu menyayangimuu,, maka aku benar-benar harus bisa meninggalkanmuu.. Sejauh mungkiin..
Saat hendak beranjak meninggalkanmuu,, yang harus aku lakukan adalah berlarii.. Berlari sejauh mengkin.. Berlari dengan membawa sejuta rasa kuu..
semakin beranjak jauh,, pada setiap persimpangan jalan perlahan kuu buang rasakuu..
Rasa yang membuatkuu menciciipi kenangan indah sampai harii inii..
Tak Pelak sejenak berhentii dipersimpangan itu dan sesekali menghapus sang air mata  yang betah menemani sejak pada pijakan pertama. Setelah inii.. semoga bisa benarbenar meninggalkanmuu.. melupakanmuu.. lalu kemudian membuatmuu hilang darii benak inii..
Terima kasiih sudah mengajarkan aku tentang hidup sampai harii inii.. :))


Makassar, 22 juni 2012
Saat disibukkan dengan tugas besar dan kembalii sakiit,, terseliip inii.. :))
|Nino|

Sabtu, 19 Mei 2012

Tentang Hujan dan Senja

Selepas senja mengotak-atiik cacatan usang. Dan kuu temukan tulisan inii. Dan saya sangat suka.

"Hujan memang telah menjadi kekasih terindah untuk dinikmati.
Bagaimanapun aku juga merindukanmu dengan hujan terindah di sebuah senja sayang!"
(Mr. POet 20 Februari 2011)





Kita memang sepasang kekasih yang sama mencintai senja. Aku mencintai senja yang selalu berakhir cantik karena selalu ada yang bisa dituliskan selepas senja. Apalagi dengan sentuhan Titiktitik hujan yang jatuh dengan manis. Sayang, bisa tolong bisikkan pada kuu tentang ucap kuu yang tadi sungguh bahwa kita memang pernah samasama mencintai senja dan menikmati sisa-sisa hujan disebuah senja diatas langit Samata???

Atau paling tidak selipkan kata yang bisa sedikit saja membuat kuu yakin sayaang..
Ohh.. yaa. Satu lagi, aku masih setia menyimpanmuu rapat sayaang..
Sangat rapat! Menyimpaannya diselasela hati.. :)) 


BTP, 19 Mei 2012
Saya masih RINDU! 

Minggu, 29 Januari 2012

Dan sekali lagii.. ini tentang luka!

"kita pernah menuliskannyaa pada sebuah senja yang jingga pun pada rintiik yg perlahan memenuhii setiap sudut kota itu.
kita pernah beranjak,, menapak,, melintas jauh diantara rerumputan dan durii..
kita pernah teriisak dan merataap nataap saat malam mulaii beranjak jauh..

sesaal..
yah.. itu memang yang terlintas saat mengingat setiap kenangan yang pernah lalu lalaang disetiap hembusan nafas..
tapii,, bukankah aku harus ikhlas??
ikhlaas melepasmuu..
ikhlaas menjalanii semuanyaa..
ikhlaas menatapmuu bukan lagii sebuagaii sebuah cintaa..
dan cukup menyimpanmuu sebagai sebuah kenangan dengan luka??

tapii.. pada kenyataannya aku suliit untuk ikhlaas..
aku tak mudaah untuk menatapnyaa sebagai sebuah akhir yang baikbaik sajaa..
menatapnya tidak bukan sebagai sebuah sesal dan luka..

aku sadaar.. ternyata tidak mudah melepasmuu..
tak mudah menatapmuu sebagai sajak indah..
tapii kamu tersimpan rapaat sebagai sebuah sajak yang luka..

dan aku..
diamdiam masiih menyimpanmuu rapaat pada senja diantara rintiik yang jatuuh menderas!

SAMATA, 29 Januari 2012
tepaat saat aku masiih berkutat dengan tugas.. :)"

Jumat, 20 Januari 2012

"Ini.. Perpisahan.."

Dan malam itu.. tepat disaat kita berpisaah..
Saat malaam menidurkan para pencinta..
Kita mengakhiri semuanyaa..
Diantara malam yang mulai mendingin diantara kabut dijalan sepi..

Aku melangkah gontai..
Menyesali dan menikmati luka yang pernah kita lalui bersama..
Disetiap detik itu.. aku menangis..
Aku menangisi yang pnh terjadii..
Dan aku menyesali harus berpisah dengan muu..
Yahh.... aku menyesal harus bertemu dan harus berpisah..

Aku ingin selamanya denganmuu..
Bersama muu.. menikmati setiap hembusan nafas diantara bulirbulir cinta, airmata, dan luka..
Menikmati setiap tetesan dosa terindah diantara dinding yang pengap..
Merangkul diantara janji yang terucap mesra diantara malam..
Aghhh...... sayaangnya kita harus berakhiir bersama lukaa..
Tapii,, bukankah cinta memang sepertii ituu??
Akuu menyesal karena harus kehilanganmuu..
Tapii aku bersyukur karena Tuhan menyayangi kuu.. karena DIA memiliki rencana lain untukkuu.. 



Samata, 21 Januari 2012
Diantara rintik yang jatuh menjemput Siang