Minggu, 01 Juli 2012

Selamat Datang Juli

Baru sadar setelah istrahat sejenak dari rutinitas laporan. Hari ini tepat 1 Juli. Alhamdulillah sudah sampai dibulan Juli. Alhamdulillah juga sudah melalui Juni dengan perjuangan yang sangat luar biasa *lebay-.-*.

Juni menyimpan banyak cerita kali ini. Di awal bulan, pertama kalinya setelah 2 tahun tak mengucapkan selamat ulang tahun kepada 'My' karena sempat menghilang dan akhirnya bertemu kembali di Launching Bukunya Kak Huruf Kecil alias Kak Aan di Woodsygab hari itu. Di acara launching buku, dia sempat mengirimkan ku pesan dan kembali berkomunikasi dengannya. Sampai suatu saat, ternyata aku bertemu dengan di waktu yang berbeda, dan kembali saya mundur. Saya sudah tidak ingin di cap sebagai 'seorang perebut pacar orang' cukup sekali merasakannya dan itu sakit ketika semuanya harus berakhir. dan alasan lainnya, aku sudah tidak ingin bermain dengan SUMPAH SERAPAH.

Juni, saya masih setia mengerjakan laporan. Berhubung ini adalah Lab. terakhir, jadi melaluinya dengan semangat yang mengebugebu *alay*. Praktikum kali ini, menurutkuu tidaklah terlalu sulit. Karena materinya sudah menyempit ke pembahasan Listrik jadi materinya saling terkait. Akhir Juni kemarin tepatnya tanggal 29 hari Sabtu, final praktikum berakhir. Setidaknya, 1/4 nafas sudah lancar. Masih sedang menunggu ujian teori dan ujian rangkaian. Untuk ujian rangkaian kami *praktikan* diwajibkan membuat 1 rangkaian yang harus diujikan ke dosen pembimbing. Untuk ujian ini, saya membuat rangkaian Detektor Hujan. Setelah saya buat dibantu dengan asisten dan temanteman saya, alhamdulillah rangkaiannya berhasil. Tinggal tunggu waktu untuk segera menghadap.

kembali bercerita tentang Juni, pertengahan Juni saya ikut acara yang diadakan oleh Rumata Art Space, yaitu Makassar International Writers Festifal 2012 yang diadakan dibeberapa tempat di Makassar dengan beberapa agenda acara yang pastinya keren-keren. Well.. diacara pembukaannya sempat hadir. Dan disana ketemu dengan Mbak Dian dari Forum Lingkar Penanya Makassar, terus sempat duduk berdampingan dengan penulis Novel Sepatu Dahlan Kak Khrisna Pabichara yang malam itu juga sempat naik panggung untuk membacakan puisi yang sebelumnya dibacakan oleh Omar Musa kalau tidak salah ingat judulnya 'My Generation'. Penampilan Kak Khrisna, sangat keren.. keren.. keren.. dan keren *speechless*. Diacara pembukaan MIWF 2012, juga dihadiri oleh Kak Riri Riza selaku direktur di Rumata' Art Space, Kak Lili Yulianti Farid, dan banyak lagi. Tak Ketinggalan Kak aan Mansur yang malam itu jadi MC sama seorang perempuan dari luar negeri, namanya *lupajuga*. Lanjut,, acara MIWF 2012 sendiri berlangsung selama 5 hari dimulai dari tanggal 13-17 Juni. Ada banyak agenda yang keren dengan pemateri dan pengisi acara yang keren juga. Acara yang sempat mampir itu pas pembukaan, Sing Your Poetry juga. waktu itu sempat akan menghadiri acara Seminar Menulis bareng Ahmad Fuadi  di UMI Makassar tapi mendadak ada acara respon bareng Asisten *jengkel*. Begitu juga sama penutupannya, tidak bisa hadir garagara kaki sakit habis jatuh dari motor. Sempat ada yang mengirimi kuu pesan, dan saya tidak pergi!

Lepas acara MIWF 2012 yang luar biasa keren. Lanjut mengurusi sang Dian yang lumayan merepotkan akhirakhir ini. Dan yah.. tanggal 12 dan 19 seperti biasa menungguinya selama 5jam itu rasanya sesuatu banget. Hujan pula. Dan hari itu sepatu kesayangan ku kotor! Huuahh.. ngamuk! Dan minta Dian yang membersihkannya. *ketawalicik*. Kelar menemaninya, masih setia dengan laporan yang harus ACC karena harus masuk Lab lagi.

Acara lain yang ada di Juni itu, pertemuan dadakan dengan Kak Adhy Rical di Gedung Kesenian Makassar dan berbagi cerita tentang dia dan dunia perfilman yang sedang menyibukkan dirinya. Sempat menyinggung juga tentang MAjalah Elektroniknya Indonesia Freedom Writers yang hari ini sudah terbit dan didalamnya ada puisinya Kak Adhy juga.

Well.. itu yang terjadi sepanjang Juni. Ada banyak cerita yang tak bisa dirapal satu per satu. Benar-benar bulan yang sibuk. Tapi alhamdulillah semuanya lancar. dan sekarang, selamat datang Juli. Aku yakin pasti akan lebih indah.. Dan seperti biasa selalu ada doa terindah diawal pijakan tanggal 1 tiap bulannya.. dan doa kuu untuk Juli masih seperti kemarin, Sabar dan Ikhlas itu saja.

Sekali Lagi... Selamat Datang Juli.. :))

Saat sedang menikmati senja pertama di Bulan Juli.
Habis rintik.. dan saya masih betah merindu.. 
|Nino|


Kamis, 28 Juni 2012

Beginilah Seharusnya Kita

Dulu, aku pernah disana menemaninya belajar tentang arti sebuah pijakan yang baru. Belajar seperti apa seharusnya kita dan seperti apa harusnya hidup. Aku bersamanya. Menikmati setiap pijakan yang didalamnya penuh dengan luka dan air mata. Meski bukan menjadi seorang guru yang baik, tapi aku pernah mengajarkannya 'sedikit' tentang hidup meski mungkin tak pernah benarbenar berguna untuknya.

Aku pernah disana, masih setia duduk menemaninya belajar. Tentang dunia baru yang dia geluti. Tentang sebuah hobby baru yang mengantarkannya melihat sisi lain kehidupan yang ada. Kebiasaan baru yang mengajaknya kemudian pergi. Jauh. Meninggalkankuu dengan hanya sisa-sisa kenangan manis yang penuh luka. Menangis dan tersenyum kecut pada diri sendiri. Dia memilih untuk pergi. Dan aku lebih memilih untuk bertahan. Bertahan pada pijkan yang sama, meski kini tak lagi berjalan beriringan.

Aku pernah disana, tapi kini tak lagi menemaninya belajar. Setelah dia memilih untuk pergi, aku masih setia berjalan sendiri dengan pijakan yang masih sama. Kamu pergi. Tanpa sempat pamit. Dan aku hanya bisa tersenyum sambil berbisik lilrih, "beginilah seharusnya kita. Jauh sebelum semuanya terjadi sampai hari ini. Sampai jumpa sayang. Jangan kembali lagi."

"Kita berbeda. Aku hanyalah seorang biasa yang tak punya apa-apa. Aku hanyalah seorang Cinderella tanpa sepatu kaca. Sementara kamu adalah seorang Pangerang yang bergelimang harta dengan hidup yang selalu berkecukupan. Dan kita tak mungkin sama. Dan tak akan pernah sama."


Makassar, 28 Juni 2012
Masih akan ada cerita lagi setelah ini. Semoga. :)
|Nino|

Rabu, 27 Juni 2012

Bertemu Lepas Isya

Senin itu awalnya memulai hari dan selalu ada doa terindah disana untuk memulai hari untuk 1 minggu ke depan. Senin kemarin sudah ada schedule untuk datang pagi ke kampus mengurus Laporan yang tak kunjung selesai lanjut dengan menyelesaikan Laporan yang masih dipantul. Planning awalnya sebenarnya mau mengerjakan rangkaian yang tak kunjung selesai cuma ngampus kesiangan jadi planning pun batal. Jadwal diganti hari Selasa lepas jam 10.

Well done, sibuk mengurus Laporan Hape terabaikan. Berhubung Hape yang biasa kuu pakai lagi rusak, jadi pinjam Hape teman yang tidak dia gunakan. Sore menjelang maghrib baru check inbox di Hape ada 3 pesan, 1 dari adikku, 1 dari sekertaris kelas kabarin tentang jadwal pertemuan untuk hari RAbu, dan 1nya lagi dari nomor baru. Pesannya singkat :

                 "Adek Niar, Kk sekarang ada di Mks. Kak Adhy Rical-xl"

Pesan yang sangat singkat. Sempat kaget karena ternyata Kak Adhy SMS saya. Awalnya, malam senin sempat buka Facebook terus liat di Beranda ada foto yang di Upload sama Kak Adhy yang dia take di Fort Rotterdam, sepasang kucing yang sedang asik berduaan. Sempat baca statusnya Kak Adhy juga kalo dia lagi spend Sunday Nightnya di Rotterdam sambil nonton pertandingan Inggris vs Italia. Sekilas membaca statusnya Kak Adhy, sempat ada niat tinggalkan komentar cuma diurungkan cuma sebatas memberikan jempol lalu kemudian kabur. dan ternyata  besoknya langsung diSMS Kak Adhy Rical. Kenal Kak Adhy Rical itu setelah membaca blognya The Indonesian Writers sekitar 2 tahun yang lalu. Akhir-akhir tahun 2010 mulai membaca dan keseringan mampir diblog itu baca tulisan2 yang ada disana, sekalian buka link Facebook penulisnya dan langsung tambahkan sebagai teman.

Keseringan membaca diblognya,, semakin keseringan juga berselancar dan mampir diblogblog para penulis yang isinya keren2 kayak blognya Kak M. Aan Mansyur, Kak Theoresia Rumthe. Paling sering kunjungi blog mereka dan selalu membaca apa yang mereka tulis. Tapi sekarang, alhamdulillah daftar list blog favorite saya sudah bejibun. :D

Lepas baca SMS Kak Adhy, langsung saya balas dan tanyakn kalau dia sekarang lagi dmana dan ada angin apa datang ke Makassar. ternyata dia lagi ada urusan yang harus dia selesaikan disini. Dia juga bilang kalau dia mau ke GKS malam itu juga. Jadwal kuliah baru selesai setengah 6. Sampai rumah habis itu cabut lagi lanjut ke tukang fotocopy. Tapi malam itu, saya harus ketemu Kak Adhy. Sekarang atau tidak sama sekali. Keputusan akhir, mari jalan. Meluncur ke GKS ba'da Isya sampaii sana seperti biasa, ramai, banyaak yang kumpul2, sekedar dudukdudk dan bicara santai sambil minum kopi atau sarabba (minuman yang makassar banget :D). Menunggu. sekita jam setengah 9  Kak adhy datang, sebelum menuju tempatkuu Kak Adhy sempat salaman dan berpelukan dengan seorang Bapak yang menurutkuu masih muda ternyata dia adalah Ketua Sanggar Peta Tua Makassar yang juga tinggal di GKS. Menunggu di GKS dengan konstum anak kuliahan yang masiih kompliit.

Setelah bertemu dengan Kak Adhy untuk pertama kalinya, obrolan pun berjalan. Dimulai dengan perkenalan masingmasing, tentang kedatangannya ke Makassar. Panjang cerita tau tentang Kendari dan dunia yang sedang digeluti Kak Adhy. Bergelut didunia sastra sudah dia tempuh sejak duduk dibangku Kuliah dijurusan Sastra Indonesia di Universitas Haluoleo. Menulis cerpen, puisi, drama, teater,dan perfilman sudah pernah dia cicipi. Bergabung di The Indonesian Freedom Writers yang lebih dikenal IFW sebagai salah satu penulis, menerbitkan beberapa tulisan, cerpen, dan puisi. Pernah meraih penghargaan dibidang Teater dan drama sebagai Penyaji Terbaik dan Sutradara Terbaik diajang festival Drama pelajar Nasional di Semarang Tahun 2006.

Cerita panjang lebar tentang kesibukan Kak adhy juga pernah lama di Yogjakarta mengikuti Program Beasiswa Pelajar Non Gelar yang diadakan oleh ISI Yogyakarta. Dapat kesempatan itu, Kak Adhy lebih memilih untuk lebih serius di dunia penyutradaraan. Ngobrol sambil dengar Kak Adhy cerita tentang pengalamannya dia tidak terasa. 1 jam rasanya tidak cukup. Kak adhy sudah 6 tahun tidak ke Makassar, terakhir ke Makassar tahun 2006. Sempat cerita juga ke KAk adhy tentang Pagelaran I Lagaligo yang sempat diadakan di Fort Rotterdam, dan ternyata sebelum diadakan di Makassar, Pagelaran I Lagaligo sudah digelar sebelumnya dibeberapa daerah di Indonesia bahkan beberapa negara di dunia. Pagelaran I Lagaligo sendiri ujar Kak Adhy banyak melibatkan para pekerja seni asal Makassar.

Jam menunjukkan pukul 09.20 yang artinya harus pulang. Aghh.. masiih mau ngobrol banyak dengan Kak Adhy. Tapi harus pulang. Hope,, anytime bisa ketemu kak lain waktu.. ^^
Thanks a lot for the time Kakk Adhy Rical.. *senaang*